Thursday, June 24, 2010
Thursday, June 10, 2010
Buku "KETIKA WANITA MENSYUKURI APA YANG ADA - The Moslem's Chicken Soup

Penerbit : Inti Medina (Group 3 Serangkai)
Seharga : Rp. 26.000,-
Setebal : 98 halaman
Kesukaan pada buku buku bergenre psikologi populer seperti Chicken Soup, menerbit kan obsesi tersendiri di benak saya untuk menciptakan kreasi sejenis namun bernuansa muslim. Terdiri dari 3 rangkaian bab yang merefleksikan diri seorang wanita pada umumnya. Tentang Kebesaran Cinta dan Anugerah Terindah Menjadi Ibu, tertuang buliran perenungan dalam bab "DUNIA HATI DAN IMAJINASI.
Melewati pergelutan hidup, mencinta, dicinta, dikhianati, penyesalan, kebesaran jiwa, persahabatan dan segala pernik kehidupan yang banyak melibatkan rasa dan naluri seorang wanita, teruang indah dalam Bab "BELAHAN JIWA".
Lalu keindahan hidup yang terhias doa dan ketawakkalan sebagai Hamba Allah yang mulia, dan percaya pada mukjizat dan kekuatan doa. Semua terangkum penuh hikmah dalam Bab "KEKUATAN SEBUAH DOA".
Semoga semua kisah bermakna perenungan yang ada didalamnya, bisa menjadi pembelajaran penuh kuyup hikmah.
Untuk pemesanan langsung dengan penulisnya, bisa menghubungi :
real2925@yahoo.com
Wednesday, June 09, 2010
Monday, May 24, 2010
Friday, April 16, 2010
Book Review - NOVEL DUNIA KRISTAL
BOOK REVIEW :
NOVEL DUNIA KRISTAL
Oleh Ria Jumriati - Jakarta, Indonesia
Ketua Harian & Kordinator WOL Indonesia
Pernahkah terpikirkan secara pasti tentang siapakah belahan jiwa kita sesungguhnya? sosok seperti apa yang kelak menjadi teman sehidup semati kita dalam mengarungi lautan kehidupan yang luas dengan banyak cobaan yang datang bersamanya? Tak pernah ada yang bisa memprediksi lalu lintas takdir yang terkadang berjalan tak sesuai peta kehidupan anak manusia, meski telah terancang sesempurna mungkin.
Hal itu yang dirasakan dan di alami Miranda. Bertahun tahun ia bergelut dengan segala dilema dan cintanya bersama Aksa yang berbeda kasta dengannya. Bertahun tahun, ia berusaha meyakinkan hatinya bahwa Aksa lah belahan jiwa bagi sebagian hatinya. Tapi ternyata takdir tak sepaham dengan keyakinannya. Ditambah keluarga Aksa yang memang tak pernah memberi restu pada keberadaannya. Lalu Miranda pun mencoba menerima sebentuk jiwa dan nafas cinta yang ternyata senada dengan mimpi dan harapannya. Kesungguhan cinta itu ditawarkan Mayong dan diterima dengan tulus oleh Miranda. Aksa pun terluka namun tak pernah bisa pasrah akan takdir yang memisahkannya dengan Miranda. Hingga kemudian Keisha terlahir dengan anugerah autisme sebagai bentuk cobaan cinta antara Mayong dan Miranda. Namun kehadiran Keisha yang menjadi penghuni tetap “DUNIA KRISTAL” justru memberi warna berbeda bagi hubungan special yang bisa terjalin indah dengan Mayong – Sang Ayah, lalu memberi kekuatan batin tersendiri bagi Miranda. Lalu adakah cela bagi Aksa untuk kembali merebut Miranda? Keinginan memiliki yang sangat tinggi dan cinta berlebih terkadang selalu menghadirkan kenekatan yang selalu menantang takdir yang telah digariskan oleh Nya. Mampu kah Aksa melepas Mayong dan merengkuh Miranda dan Keisha? Dan cukup sanggupkah Aksa menjadi pahlawan yang membawa Keisha dari dunia Autismenya?.
Novel tipis namun sarat makna ini, memang telah menjadi ciri khas penulisnya yang lebih mendahulukan isi dan hikmah bagi setiap tulisannya. Alur cerita yang mengharu biru di awal, memberi semangat di pertengahan dan pencerahan di bagian akhir telah menjadi kekuatan dan daya tarik tersendiri bagi Novel ini, yang semakin dihayati kata demi kata maka akan ramai ditemui pernik pernik kalimat perenungan tentang makna kehidupan, belahan jiwa dan cinta yang sesungguh. Sangat menarik untuk menjadi bacaan yang tak sekedar hiburan tapi banyak hikmah yang terkandung bersamanya. Begitulah, gaya bahasa yang telah menjadi ciri dari novelis Ria Jumriati dalam menuturkan setiap kalimat yang tertuang di ke-4 novel nya yang telah terbit yaitu : Sperma Buat Ratri, 5 Kelopak Mawar Berbisa, Bunga Bunga Bangkai dan Dunia Kristal.
JOIN - RIA dalam
Thursday, April 01, 2010
My Mom, My Hero

My Mom, My Hero
Chicken Soup for the Soul: Thanks Mom
BY: Brandy Widner
Being a full-time mother is one of the highest salaried jobs... since the payment is pure love.
~Mildred B. Vermont
When I was twelve, my mom found out she was pregnant with my little sister. We were all shocked. Right after I was born, she'd had her "tubes tied" thus preventing any further pregnancies... so she thought! The humor of this is, the day she went to the doctor and found out she was pregnant was none other than April Fools' Day! Of course, we were all excited and couldn't wait until the day the new addition to the family arrived.
Around two o'clock one morning, my older sister burst into my room yelling at me, "Get up! Get up! Momma is going into labor!" Honestly, I rolled over and told her to go away. It was too early for Mom to have the baby. It was not until I heard my mom talking to someone on the phone and crying that I realized something was wrong.
When I got up, the house was in a frenzy, and the only thing I could see was blood. I was terrified. My mom and I were inseparable. She had always been a stay-at-home mom, classroom mom, always there whenever I needed her. And now it seemed to me, a girl of twelve, that my momma, my best friend, might have to fight for her life.
In the hours that followed, we got the news that my new baby sister, Kaytlyn "Nikki" Love, might not make it. My mom was alive, but had lost a lot of blood. She was unconscious for several days before she regained the strength to open her eyes and talk to us. Nikki was still touch and go and they didn't know if she would ever leave the NICU.
My mom came home first, without her new baby. When Nikki finally did come home, she was in a fragile condition. Her lungs were weak, and she had suffered brain damage at birth causing her to have cerebral palsy.
We had a short period of home nursing, after which my mom was thrown into the new position of caring for a sick child. There were some very long nights, and there were times when Nikki wouldn't sleep for days. Through it all, my mom stayed strong and never faltered. She never once complained.
Eventually, times got easier and Nikki became a bright, shining light in our home. Always smiling, she could melt anyone's heart simply by blinking her blue eyes. We were one big, happy family again. The fears of losing Mom and Nikki had passed and everyone seemed at ease. That is, until Nikki was sixteen months old. It was at this time when we were reminded of how every day is a gift and should be cherished like there is no tomorrow.
We were visiting family -- the first vacation we had been on since Nikki was born. For the first time in a long while, I was wakened by the sounds of crying. Nikki's heart monitor began to sound when her heart rate dropped too low for the machine to detect. By the time the paramedics arrived, her heart rate was twenty-nine and her oxygen saturation was in the fifties. They airlifted her to a children's hospital where she spent six weeks in the ICU. My mom was right there by her side, never leaving, not once.
They told us that Nikki would not live to see her second birthday. And although my mom was completely distraught herself, she managed to break the news to my older sister and me. She was there for us while we cried on her shoulder. She told us that she and my dad were going to take Nikki home to live out her remaining days, so she would be surrounded by love. And my parents faced their worst nightmare... having to plan their child's funeral.
It brings great pleasure and joy that my little sister, the little angel who was not supposed to see her second birthday, is now fourteen! All of her doctors are dumbfounded and cannot explain it, but I can. I truly believe that my mom pulled her though it with unconditional love, devotion and prayer. To this very day, my mom takes care of my little sister 24/7. She delivers medicine and feedings around the clock. She lifts her and bathes her, and is constantly watching over her daughter, her life. If you were to ask my mom how she does it, she would most likely look at you with a confused expression on her face, because there is no other option for her. She would give her life for her kids and not think twice about it. I thank God for her every day.
Thursday, March 11, 2010
MY METHAMORPHOSIS

Banyak yang terevolusi seiring proses methamorphosis yang terjadi. Masih terbalut obsesi namun kali ini saya lebih suka menyelusuri ruang ruang sunyi, sakral dan dekat dengan suara Illahi, yang ternyata memang tak akan pernah bisa terdengar dan terbias makna terdalam, saat obsesi masih terbalut ego dan harga diri yang tinggi.
Lalu methamorphosis itu pun terjadi. Ketika jemari dan imajinasi ini begitu kelaparan untuk menciptakan satu obsesi di benak ini, yang terjadi tidak seperti biasanya. Saya terus menulis mengikuti proses kreative dalam ruang sunyi penuh panjat doa pada Illahi. Al-Qur’an dan beberapa kumpulan hadist shahih menemani proses penjelmaan imanjinasi saya menjadi sebuah karya berjudul "KETIKA WANITA MENSYUKURI APA YANG ADA" Diterbitkan oleh Inti Medina. Buku mengenai renungan tentang makna besar menjadi seorang perempuan, kembali terlahir dari obsesi dan imajinasi ini.
Akhirnya saya tersadar.....Allah SWT mungkin telah lama mengetuk imajinasi ini untuk mengamalkan bakat saya untuk tujuan sebuah dakwah.
Insya Allah....Semoga karya ini menjadi sebuah pintu bagi saya untuk menggapai ruang ruang imajinasi penuh suara suara Illahi . Untuk kemudian saya tuangkan dalam banyak karya yang tak hanya mendekatkan saya pada Sang Khalik tapi juga menyadarkan saya pada sebuah proses yang perlu di isi oleh segala hal yang baik di dunia ini sebagai khalifah di bumiNya.
- Ria Jumriati -
Monday, October 26, 2009
Kopdar Wanitaonline - Galang Dana Untuk Gempa Sumatera Barat
Dengan mengucap syukur kepada Tuhan YME, akhirnya Acara HALAL BIHALAL DAN GALANG DANA UNTUK GEMPA SUMATERA BARAT pada tanggal 24 Oktober 2009 di Nathan Café, Plaza Semanggi Jl Jend. Gatot Subroto – Jakarta Selatan berlangsung dengan sukses dan hangat, bersahabat dan sungguh berbeda dari Kopdar dan Bakti Sosial yang pernah WOL adakan sebelumnya. Penuh bertebaran dengan niat dan pelaksanaan beramal yang tulus dari sahabat WOL sekalian baik yang hadir atau yang tidak hadir tapi telah menyumbangkan sebagian rezekinya untuk di Event amal ini. Ditambah hadiah-hadiah seru dan bermanfaat dari para sponsor yang kali ini lumayan banyak, ada 4 sponsor sekaligus yaitu dari : 94.3 FM WOMEN RADIO, OBAT BATUK WOODS, FILMA CLUB DAN SOYJOY. Yang kesemuanya memberikan door prize dan hadiah bagi Sahabat WOL yang hadir, hingga bisa dipastikan semua Sahabat WOL yang hadir bisa pulang dengan masing-masing hadiah dari para Sponsor. Terima kasih kepada para Sponsor !

Wednesday, October 21, 2009
NOVEL 5 KELOPAK MAWAR BERBISA

NOVEL "DUNIA KRISTAL

Ketika Miranda memutuskan untuk memilih Mayong sebagai belahan jiwanya, tak pernah terbayangkan bahwa akan ada anugerah lain yang terbawa bersama berkah terindah pada kelahiran Keisha. Gadis mungil bermata bidadari itu ternyata lebih nyaman bermain dalam ketenangan "Dunia Kristal". Dunia abstrak tanpa warna yang kilaunya terkadang hanya bisa dimengerti oleh Keisha seorang , dan selalu hadir lewat permainan puzzle Barbie dengan hasil yang tak kalah abstraknya. Keisha memiliki makna tersendiri tentang dunianya.... Dunia Keisha adalah Dunia Autisme, yang menawarkan sejuta kenyamanan dan ketenangan yang tak pernah ditemunya dimanapun, dan dimengerti oleh siapapun. Hanya dengan Mayong – Sang Ayah, Keisha bisa lebur bersama segala keindahan di Dunia Kristal. Keisha bisa bernyanyi, menari dan berlari sekecang yang ia mau tanpa takut tersesat, karena selalu ada Mori sahabat terbaiknya di Dunia Kristal, serta Mayong, yang selalu bisa memasuki alam Kristal Keisha yang rumit, abstrak namun tetap memiliki makna terindah baginya. Hingga Miranda tak pernah merasakan beban sebagai Ibu dari seorang anak penderita Autis.....Namun kebahagiaan itu akhirnya terengut, saat Aksa merasakan sebagian jiwanya terbawa oleh Miranda dan tak pernah bisa tergantikan oleh sosok dan nafas berbeda...
Mampukah Miranda memilih satu dari dua rasa yang selalu memiliki berat berimbang di sanubarinya ? 2 Pria yang memberikan ketulusan cinta putih yang sama ? Pada Mayong atau Aksa kah, Miranda memberikan segenap jiwanya ? Akankah kemampuan Aksa menyelamatkan Keisha dari penjara ’Dunia Kristal’nya, bisa meluluhkan cinta sejati Mayong ? Ikuti kisah yang penuh di hiasi lika liku takdir yang coba dibelokan sesaat oleh angkara murka. Meski berjalan atas nama cinta, namun selalu ada tangan Tuhan yang bekerja indah sesuai waktu Nya.
Harga : Rp. 25.500 + Ongkir Rp. 10.000 (dlm kota), Rp. 15.000 (luar kota)
Penerbit : ANDI OFFSET YOGYA
Untuk Yang berminat, bisa menghubungi saya (penulisnya) di : real2925@yahoo.com
Tuesday, December 26, 2006
Sperma Buat Ratri (My First Book)

Ini adalah buku pertamaku dari sejumlah cerpen yang pernah dimuat di beberapa Majalah dan Tabloid Wanita, serta beberapa cerpen yang belum pernah diterbitkan yang salah satunya menjadi judul dari kumpulan cerpen ini yaitu "SPERMA BUAT RATRI".
Diterbitkan oleh PT CITRA ADITYA BAKTI, setebal 182 hal yang memuat 13 cerpen pilihan dan bercerita tentang kehidupan disekitar kita yang lahir dari imajinasi saya sebagai penulis dari hal yang biasa hingga diluar jangkauan dimensi ruang dan waktu.
Keteguhan hati, pengorbanan, pengharapan, cinta dan bias asa yang membentur pada satu titik dimana ada detak dengan detik tak biasa. Semoga kiranya tak hanya menjadi hiburan semata bagi semua mata dan hati yang membacanya, tapi bisa menjadi pemasukan berarti bagi sebuah contoh kehidupan yang kadang tak terpikir oleh kita, namun berjarak setipis sehembus nafas yang mengudara tanpa batas dihari penuh hal tak terduga.........
Salam hangat Penulis,
Ria Jumriati
Seharga Rp. 25.000,-
Jika berminat hubungi : real2925@yahoo.com
Tuesday, December 19, 2006
End Year Gathering 2006

End Year Gathering 2006, it was held on Sari Pan Pacific Hotel.
Speech, door prize, lunch, laugh and still same with the last year.
But I'm sure that we have higher hopes than the last year, and wish that
it will be come true in our life future........
HAPPY NEW YEAR 2007
"Count Your Blessings by Smiles, Not Tears........
Count Your Age by Friends, Not Years...."
Thursday, July 06, 2006
Nice Words....

On the other side of fear is freedom. Only when you feel that you are truly free can you be creative, happy and fullfulled in life. The process of understanding your own heart is the process of moving through fear in the freedom of unconditional love and happiness.
Life is not about snatching the largest piece of the pie for yourself. There's plenty to go around. Alwyas. The universe is infinitely abundant, so start thinkng in those terms. What can you do to expand the possibilities and the potential of the task you have in front of you...
The ultimate beauty is your inner beauty. You are being challenged to recognize your beauty above all. Once you can see your true light, the universe will reward you by bringing more beauty in to your life than you dreamed could be possible.
Whatever you see, hear and experience in the world around you is a reflection of yourself. How you experience the world is a constant monitor of how you've been thinking about yourself and others. Knowing this, you can never blame anyone else for what happens in your life. It's called taking responsibility. Do it and you will truly be on your way to your spiritual evolution.
Traying to control the flow of love is like controlling a puppet - it's too conditional on what you do to keep it there. What happens if you stop holding the strings ? You just have to love and let live. This mean letting go and seeing what love really does when left to its own devices, which, by the way, are infinite !
Taking from Girloshopy
Thursday, May 04, 2006
Stories Summarize

Aku Bertajuk Susi
Bulan Sepenggal Kilau
Selingkuh....
Aku merindukan debar itu, merindukan kemisteriusan di segala energi yang terpencar di aura jinggamu. Kemana merah jambuku ? Kemana lembayung ungumu ? senantiasa terbias lewat hitamnya arti senyum dan candamu. Kini hanya tersirat rona biru, bertebar ramai di nuansa hati sendu. Aku masih mencari arti jinggamu. Tiada lelahku meniti semburat abu-abu di setiap titian pelangi dalam juntai mimpiku. Lalu keacuhanku pada kodrat yang merengkuh erat takdir Illahi.
Raissa
"Presentasi paling tinggi dari gejala Post Abortion Syndrome yang biasa diderita wanita yang melakukan aborsi adalah merasa kehilangan harga diri, berteriak histeris, sering memimpikan bayi yang dibunuhnya dan tak mampu lagi menikmati hubungan seksual, tapi ada juga kemungkinan selalu ingin melakukan bunuh diri. Dan Ibu Raissa mengalami beberapa diantaranya”
Aku memandang Raissa dengan perasaan iba. Sebagai sahabatnya, aku merasa telah gagal menuntunnya pada arah yang benar. Matanya yang dulu selalu ceria kini begitu redup tanpa sinar. Kadang ia menangis dan berteriak histeris. Aku tak tahu apa yang harus kulakukan untuk menolongnya. Doa saja rasanya tidak cukup, perlu dukungan moril yang sepenuh dari orang yang benar-benar mencintai Raissa diluar keluarganya. Tapi siapa ? Ariel ? Ya Tuhan, mengapa kau ciptakan manusia seperti Ariel yang hanya bisa menghancurkan masa depan wanita sebaik Raissa.
Bunda
Bunda yang kumiliki tidaklah seperti kebanyakan Ibu-ibu lain pada umumnya. Sejak aku kecil, tepatnya semenjak pikiran ini bisa menalarkan sesuatu, aku mengenal Bunda sebagai seseorang yang selalu berada didalam rumah. Langkahnya hanya terbatas pada area sekitar rumah. Bahkan ketika aku memasuki tahun pertama di TK, Bunda hanya mengantarku sampai batas pintu utama rumah dan melambaikan tangannya melalui jendela. Begitulah seterusnya, Bunda tak pernah ada pada moment-moment berarti di kehidupanku. Tapi aku sangat mencintainya dan teramat ingin membawanya suatu saat nanti untuk bersentuhan dengan dunia luar. Agoraphobia kata itulah yang sebenarnya menjadi penyebab mengapa Bundaku seperti orang terpenjara didunianya sendiri
Perempuan Kedua
Ada kegusaran yang merambati naluri keibuannya, saat Ethan lebih memilih Tuti untuk mendongenginya. Atau Daniella yang lebih suka cara mengucir Tuti dibanding kepang dua yang selalu dijalin di rambut gadis kecilnya itu. Ada kecemburuan merambati hatinya Namun mata Tuti begitu tulus. Flash Back kejadian tahun lalu membayangi benaknya. Ada Wiwik, Endang, Iyem, Atun dan Sarti yang datang silih berganti namun tak ada yang setulus Tuti. Mungkin mendapatkan pembantu cocok layaknya dapat jodoh seperti yang selalu dikatakan Dewi.
Biyung
Seumur hidupnya Biyung tak pernah menyantap Sushi, Steak, Caviar atau Escargot. Kerongkongan mereka hanya terbiasa dengan makanan kampung seperti tempe, tahu dan singkong. Pernah ketika mereka datang ke Jakarta, Mas Gino, kakakku membawa Biyung pergi makan ke restoran yang menyajikan makanan Italia. Namun apa komentarnya setelah menyantap? “Oala….No. Iki panganan opo sih ? Ndas ku kok dadi cemot cemot.“ Itulah Biyung, kepalanya mendadak pusing jika menyantap makanan mahal. Mungkin justru hal itulah yang membuatnya terhindar dari penyakit-penyakit mematikan serta berbiaya mahal untuk penyembuhannya. Aku bangga meski Biyungku hanya seorang penjual tempe. Biyung tak pernah membutuhkan hadiah-hadiah mewah di hari istimewanya. Yang dibutuhkan Biyung hanyalah kehadiran kami anak-anaknya. Aku pun demikian, aku tak pernah menuntut Biyung harus seperti Mom-nya Yesha atau Maminya Maura. Aku hanya butuh Biyung selalu ada dalam kehidupanku, dan itu sudah melebihi dari segala-galanya. Biyung, aku rindu!
Dimuat di Majalah Goodhouse Keeping Edisi Maret 2006
Friday, February 24, 2006
Have a Nice Affair Honey...

“Apa yang kurang dari aku ?! teriak Novi tak sabar. Dan laki-laki itu hanya terdiam, tetap tak ada jawaban.
Itu hanyalah salah satu contoh rumah tangga yang kehadiran nafas lain diantara mereka. Sebelum kita berbicara mengenai selingkuh dari sudut pandang yang berbeda. Mari lempar pertanyaan awal lebih dahulu. Apa sih selingkuh itu ? Ada yang bilang Selingan kala jenuh, Selalu ingin Merengkuh atau Selang Seling sampai ricuh. Apapun istilah selingkuh. Kegiatan yang satu ini memang selalu ada dimana dan kapan saja. Berkembang biak cepat seperti jamur. Memiliki masa inkubasi yang luar biasa cepat dari virus manapun. Tak mengenal tempat, tak mengenal batas usia. Panah cupido bisa mampir kapan dan dimana saja. Cinta dan perasaan, erat kaitannya di sini. Faktor penyebabnya pun beraneka. Bahkan ada yang tanpa sebab. Untuk kaum adam, selingkuh lebih dipercaya karena factor hormone. Setiap laki-laki memiliki kecenderungan untuk selingkuh bahkan berpoligami. Malah ada anggapan laki-laki yang seumur hidupnya hanya memacari satu orang perempuan, dianggap kurang gentle bahkan banci. Tapi justru laki-laki seperti ini diciptakan Tuhan sebagai manusia limited edition versi canggih dan mahal, tentu perempuan yang mendapatkannya pun pasti perempuan dari komunitas pilihan Tuhan. Lalu bagaimana dengan yang laki-laki yang doyan selingkuh ? karena factor hormone atau factor horni ? Wah, kalau yang seperti ini justru bertebaran dimana-mana. Saking banyaknya, mungkin bisa kita kategorikan berbanding terbalik dengan ‘si Limited Edition’ dengan sebutan Lelaki Loakan. Ups, jangan tersinggung dulu, kenyataan membuktikan adanya istilah “Buaya Darat’, ‘Si Hidung belang’ dan ‘ Playboy cap Gayung’. Tapi tujuannya disini bukan untuk menghakimi para lelaki peselingkuh. Toh, perempuan juga banyak yang melakukan itu. Karena harus diakui, selingkuh itu memang nikmat dan lebih menegangkan jika dilakukan oleh dua lawan jenis yang sudah berumah tangga. Menghadirkan sebentuk bayangan, rasa dan greget lain dikehidupan pernikahan yang kian meredup, sering dilakukan banyak orang karena kangen akan ‘deg deg serrrrr’ yang dulu sering kita rasakan saat masih pacaran, namun perlahan tak ada getar sama sekali ketika aktivitas seks dengan orang yang sama berlangsung sekian lama apalagi kemudian melahirkan anak-anak.
Konon 5 tahun kehidupan perkawinan adalah masa gentingnya berumah tangga. Kalau tidak kuat godaan dan tak mau saling mengalah. Banyak istana runtuh pada periode ini. Karena pada masa ini kebanyakan pasangan telah memasuki masa tanggung jawab seutuhnya, kehilangan waktu untuk menjadi diri sendiri. Anugerah terasa menjadi beban semata. Ketika kejenuhan melanda maka selingkuh biasanya menjadi pelepas dahaga. Seperti telah disinggung diatas. Laki-laki berselingkuh karena factor hormone, tapi perempuan selingkuh lebih banyak karena factor external. Ada perempuan selingkuh karena sakit hati, ingin balas dendam, kesepian, kurang pujian sampai keringnya nafkah batin. Semua itu adalah factor yang tak ada kaitannya dengan hormone. Tapi untuk laki-laki. Sudah istri cantik, alim, baik hati dan di berkahi anak-anak yang sehat. Toh, tetap saja selingkuh. Ya itu, karena factor hormone dan inilah yang menyebabkan suami Novi tak mampu memberi alasan perselingkuhannya dengan Fitri. Meski kita tak setuju bila menyebutnya kodrat. Seperti ungkapan “”Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam’ namun bukan untuk menyakiti tapi justru untuk melindungi. Tapi kita juga tidak bisa menyalahkan hormone yang berseliweran di tubuh laki-laki. Jadi selama selingkuh itu hanya sekedar selingan dan bukan dijadikan ‘saingan’ yang sah. Selama kaum adam menjadikan selingkuh itu sebagai dessert dari main course yang terlalu mengenyangkan. Well, Just go ahead, Baby. But Please, Always come back to my main course. Ingat ! Selalu lah kembali pada hidangan utama. Karena kamu tak akan pernah merasa kenyang dengan porsi kecil itu. Dan kamu akan mati bila terus menerus menyantap hidangan penutup. Karena aku dan anak-anak adalah hidangan utama hidupmu. Selamanya !.
Have a nice affair, Honey.....
Monday, February 20, 2006
Sebuah Dunia Untuk Nathan

Mama,
Aku memang terlahir beda
Kataku sulit dicerna
Wajahku tak bersinar ceria
Aku hidup didunia tanpa warna…..
Mama,
Ada jemarimu menyaput warna diduniaku
Ada senyummu memberi bentuk di abstraknya hidupku
Ada senandungmu di senyapnya malamku….
Mama,
Kini duniaku tak lagi gulita
Do’a mu melebihi mukjizat yang pernah ada
Kini aku hidup seperti mereka, dapat tertawa, bercanda dan berkarya
Terima kasih Mama,
Telah merajut rapi benang-benang masa depanku
Walau kutahu…betapa banyak duka, derita dan air mata telah tertumpah
Peluk, cium serta sujudku, hanya untukmu yang selalu tercinta…………
Air mata Mazaya menetes deras, ada letupan-letupan bahagia yang begitu dahysat didadanya. Tepuk tangan riuh terdengar dari seluruh penjuru gedung. Semua juri berdiri memberi penghargaan, mungkin karena mereka tahu Nathan adalah penyandang autis yang berhasil menyamai kepintaran anak normal. Bahkan Mazaya hampir tak percaya pada kalimat-kalimat puisi yang begitu jelas diucapkannya. Secara subyektif, Mazaya yakin anaknya lah yang paling bagus dalam hal penampilan dan pembacaan puisi.
* I dedicated this story for her beautiful Baby Girl "Jasmine Amadea Celesta"
(Tulisan ini pernah di muat di Majalah Goodhouse Keeping Edisi September 2004)
Friday, February 17, 2006
Bunda

“Tapi aku ingin Bunda keluar rumah, mengantarku ke mall, melihatku diwisuda dan ada disampingku saat aku menikah nanti” Ujarku memelas.
“Bunda sudah lakukan berbagai pengobatan dan tak ada hasilnya, jadi mungkin beginilah yang dikehendaki Tuhan untuk hidup Bunda dan Bunda tetap merasa bahagia” sahutnya pasrah. Aku memeluk tubuhnya erat. Airmataku berlinang deras, seperti biasa ia hanya memeluk seraya menciumi wajahku.
“Selama ini telah begitu banyak moment terpenting dihidupmu yang terlewati tanpa kehadiran Bunda. Namun tetapkanlah dihatimu, doa Bunda senantiasa selalu ada disetiap langkah dan detakan nadimu” Aku semakin tersedu. Ada aliran bening tertahan dimata tuanya. Bunda memang wanita yang kuat. Sebagai perempuan aku bisa merasakan hal-hal terpendam yang ada di batin Bunda namun tak ingin ditampakkannya demi menjaga perasaanku sebagai anak tunggal yang bertakdir seorang ibu seperti dirinya.
Menjadi Langsing, Awet Muda dan Bahagia

Kata “Gemuk” seolah menjadi momok yang begitu menakutkan bagi sebagian masyarakat perempuan di Ibukota. Bahkan dalam salah satu tayangan iklan produk makanan anti gemuk, terlihat seorang wanita membuang daging yang tersisip pada roti yang hendak dimakannya. Sementara kita tahu, daging adalah salah satu makanan berlabel mahal meski dituding sebagai penyebab kegemukan. Namun apa yang diperlihatkan pada tayangan iklan tersebut, secara langsung adalah sebuah prilaku mubazir dan menipiskan arti bersyukur atas nikmat Tuhan. Mengapa harus takut gemuk ? tentu saja jawabannya adalah karena gemuk tentu tidak cantik. Tidak pernah ada kan ratu kecantikan dibelahan dunia manapun yang bertubuh gembyor ? terlihat lebih tua dan sebagian masyarakat cenderung menempatkan orang-orang gemuk sebagai badut yang yang hanya berobject sebagai bahan tertawaan. Sehingga banyak sekali orang terutama wanita yang berusaha mati-matian untuk mencapai berat ideal bahkan hingga pada tindakan menyakiti diri sendiri. Hal ini tentu sangat disayangkan, padahal untuk menjadi langsing, awet muda dan bahagia kunci utamanya adalah sebagai berikut :
1. Penerimaan
2. Hidup Teratur
3. Rasa Bersyukur
4. Percaya pada kekuatan doa
Untuk mengetahui lebih jauh bagaimana menjadi langsing, awet muda dan bahagia menurut versi saya, mari kita bahas satu persatu point – point tersebut diatas.
Penerimaan.
Mari kita bertanya pada diri kita sendiri. Takutkah kita menjadi tua ? tentu saja! meski proses penuaan adalah hal yang sangat alami terjadi seperti siklus siang dan malam, namun menjadi tua adalah masa yang mengerikan bagi sebagian perempuan. Ingin selalu tampil muda, langsing dan sehat. Siapa yang tidak mau. Maka tak heran menjamurlah suntikan dan pengobatan untuk mencegah proses alamiah itu terjadi. Seperti botox, collagen dan berjenis-jenis pil anti penuaan dini dan kegemukan. Mencegah proses alamiah terjadi berarti memotong harmonisasi yang telah di gariskan Sang Pencipta, tentu ada konsekwensi goyahnya keseimbangan akan hal itu. Tapi sifat manusia cenderung mendapatkan hasilnya dulu dengan berbagai cara di bandingkan akibat dari hasil yang telah didapat. Penolakan terhadap apa yang seharusnya terjadi sering mengakibatkan depressi yang berlebihan. Takut tua dan takut gemuk. Penerimaan terhadap dua kata tersebut adalah yang paling sulit dilakukan, sehingga sering kita temui orang yang selalu merasa menyesal setelah menyantap makanan apapun yang masuk kedalam perutnya. Bahkan pada taraf yang lebih parah, kita kenal istilah “Bulimia” dan “Anorexia” orang-orang yang selalu memuntahkan rezeki dalam bentuk makanan yang telah memasuki lambungnya.
“Makanlah ketika kamu benar-benar merasa lapar, dan berhentilah makan sebelum kamu bener-benar merasa kenyang”
Ungkapan dari salah satu Hadist Nabi Muhammad SAW itu banyak sekali benarnya. Saya yakin tubuh kita telah dirancang sedemikian rupa untuk menyerap porsi makanan dalam jumlah yang seharusnya, dan jika penyerapannya tidak berlebihan tentu saja tidak akan mengakibatkan kegemukan. Jadi, makanlah karena lapar dan bukan karena sedang stress. Dan jangan sekali pun menyesali makanan apapun yang telah masuk kedalam tubuh kita, secara psikologis organ-organ tubuh kita pun bisa kecewa. Kita harus mencoba berpikir seperti itu. Organ-organ tubuh itu pun bisa kesal karena perlakuan kita terhadap makanan yang telah kita santap dan kita sesali bahkan kita muntahkan lagi. Kekesalan mereka bisa dengan jalan menimbulkan penyakit tertentu didalam tubuh kita. Jadi cobalah mulai sekarang untuk belajar menerima segala hal yang memang seharusnya terjadi. Tua dan gemuk bukanlah hal yang menakutkan jika kita menyikapinya secara bijaksana.
Hidup Teratur
Siklus hidup yang tidak teratur bisa menjadi penyebab kegemukan. Makan tidak teratur, jam tidur yang kacau dan tak ada ruang dan waktu untuk sekedar melakoni hubungan vertical kita terhadap Tuhan YME. Dan yang sering terjadi lagi-lagi adalah stress yang berlebihan. Menyikapi segala sesuatu dari sudut pandang yang sempit adalah penyebab dari ketidak teraturan yang terlanjur merutinitas kehidupan kita. Sering kita dengar nasehat orang tua kita “Bangun pagi banyak rezeki, bangun siang rezekinya sudah dipatok ayam” Dan itu masih berlaku hingga kini. Temuilah Tuhanmu sepagi mungkin dan berpautlah kepadanya sepanjang hari. Jika hal ini anda lakukan lewat doa tentunya, akan menjadi meditasi tersendiri yang mengeluarkan energi negative didalam diri kita, menghadirkan ketenangan dan kepasrahan dalam jiwa yang menyeluruh hingga kita bisa menghadapi pagi dengan nuansa hati yang lebih jernih. Bahkan konon, orang yang sering menghadapkan wajahnya pada Sang Pencipta, akan mendapatkan karunia awet muda. Maka untuk menjadi langsing, awet muda dan bahagia, tak perlu olah raga serta pengobatan dengan biaya mahal. Bangun pagi, berdoa dan jalan pagi beberapa menit sudah mengeluarkan timbunan energi penyebab gemuk dan depressi. Cobalah tidak terlalu susah dan mahal kan ?.
Rasa Bersyukur
“Tuhan berkatilah makanan ini agar menyehatkan bagi tubuh kami dan rohani kami”
Doa sebelum makan dalam umat Katolik itu mungkin bisa menjadi contoh betapa kita harus selalu bersyukur atas karunia rezeki dari Tuhan YME apapun bentuknya. Tujuannya agar kita mendapat kesehatan tak hanya raga tapi juga jiwa. Tuhan tentu akan sangat berbahagia jika hambanya senantiasa mensyukuri segala nikmat karunia yang telah dilimpahkanNya. Dan Dia pasti akan menambakan karunia rezeki bagi setiap hambanya yang selalu mensyukuri pemberiannyaNya dalam bentuk apapun. Jadi jelas sudah, tindakan menyesali makanan yang masuk kedalam tubuh kita apalagi memuntahkannya, adalah perbuatan yang tidak disukai Tuhan. Ia pun tentu akan memberi ganjaran lewat cara yang kadang tak bisa dimengerti oleh orang-orang yang tak pernah mau mengerti akan arti kata bersyukur. Dan kita tentu tidak mau menjadi bagian dari itu kan ? Jadi mulai detik ini marilah kita selalu mensyukuri bahkan untuk setiap hembusan udara yang kita hirup setiap harinya.
Percaya Pada Kekuatan Doa
Ketika kita sudah melakonai semua hal tersebut diatas, dan tubuh belum juga kurus. Hal yang tak boleh kita lupakan adalah berdo’a. Ingat, manusia boleh berusaha tapi Tuhan pula yang menentukan. Berdoalah agar kita senantiasa dianugearhi bentuk tubuh yang ideal dan yakinlah akan dahysatnya kekuatan sebuah doa karena tak ada doa yang tak didengar. Tak usah merasa lucu memanjatkan doa itu, toh Tuhan itu Maha Berkehendak. Saya yakin, ritual doa dalam setiap agama tidak hanya selalu dalam bentuk duduk dan memanjat. Tapi ada cara lain. Dalam agama manapun pasti ada ritual berpuasa, cobalah untuk memakai cara ini. Dalam Islam, bisa dilakukan berpuasa Senin-Kamis untuk mendapatkan pahala sekaligus mengosongkan timbunan lemak dan karbohidrat yang sudah menumpuk selama seminggu, serta mengistirahatkan kerja lambung yang juga baik untuk kesehatan. Dalam Katolik, ada istilah puasa yang hanya memperbolehkan makan kenyang satu kali saja dalam sehari, dengan tujuan untuk meminta sesuatu yang sangat kita inginkan. Di agama Budha ada istilah “Attasila” yaitu berpuasa mulai jam 12 siang sampai jam 6 pagi dan tidak diperbolehkan menyantap makanan padat. Untuk agama lainnya, pasti ada dan kenapa tak mencobanya menurut keyakinan kita masing-masing. Menjadi langsing dan awet muda tapi tak bahagia tentu percuma. Kata terakhir itulah yang paling penting, dan untuk mendapatkannya haruslah kita bangun harmonisasi hubungan yang indah secara horizontal terhadap sesama dan jalinan yang erat secara vertical terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Bulan Sepenggal Kilau

Wanita itu memandangku tak percaya. Ada aliran bening mengalir dari mata tuanya. Sekali lagi aku memeluknya erat. “Apa yang kamu harapkan dari orang seperti Hilman, Nak ?” Aku tersenyum lembut. “Sama seperti yang diharapkan gadis normal pada umumnya. Cinta, kesetiaan, keturunan serta kemakmuran hidup hingga masa tua menjemput”
“Tapi, apa yang bisa diberi Hilman untukmu ? Ia…..” Kalimat itu terputus oleh isaknya.
“Bu, aku hanya meminta restu Ibu dan seluruh keluarga disini. Nikahkan kami dan segala harapan-harapan itu akan datang menyapa masa depan kami. Aku yakin sekali. Bu”
(Tulisan ini pernah di muat di Majalah Femina Edisi November 2004)

